<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>FPPG (Forum Petani Peduli Gizi) &#187; Bandung Barat</title>
	<atom:link href="http://giziuntukmasadepan.org/bandung-barat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://giziuntukmasadepan.org</link>
	<description>FPPG (Forum Petani Peduli Gizi)</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jul 2018 04:13:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.8.41</generator>
	<item>
		<title>Visiting Balai Gizi Cipada – Bandung Barat</title>
		<link>http://giziuntukmasadepan.org/bandung-barat/visiting-balai-gizi-cipada-bandung-barat</link>
		<comments>http://giziuntukmasadepan.org/bandung-barat/visiting-balai-gizi-cipada-bandung-barat#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2016 10:34:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Theo Hadi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bandung Barat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giziuntukmasadepan.org/?p=617</guid>
		<description><![CDATA[Business Watch Indonesia (BWI) dan Forum Petani Peduli Gizi (FPPG) Kabupaten Bandung Barat bekerjasama untuk mengupayakan peningkatan gizi keluarga petani teh. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membuat Balai Gizi di Desa Cipada, Kecamatan Cikalong Wetan. Balai Gizi merupakan fasilitas umum yang dapat digunakan oleh masyarakat sekitar untuk kegiatan yang berhubungan upaya peningkatan gizi dan [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Business Watch Indonesia (BWI) dan Forum Petani Peduli Gizi (FPPG) Kabupaten Bandung Barat bekerjasama untuk mengupayakan peningkatan gizi keluarga petani teh. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membuat Balai Gizi di Desa Cipada, Kecamatan Cikalong Wetan. Balai Gizi merupakan fasilitas umum yang dapat digunakan oleh masyarakat sekitar untuk kegiatan yang berhubungan upaya peningkatan gizi dan kesehatan. Balai Gizi Cipada rutin digunakan untuk kegiatan posyandu dan PAUD.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada tanggal 1 Februari 2016 Balai Gizi Cipada dikunjungi oleh Bidan Puskesmas Cikalong Wetan yang diwakili Ibu Yati dan Bidan Desa Cipada, Ibu Yulia. Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 dan dihadiri oleh 95 peserta yang terdiri dari bayi, balita, ibu hamil, ibu balita, dan lansia. Kegiatan yang dilaksanakan dalam kunjungan tersebut dibagi menjadi 3 sesi. Sesi pertama adalah pemberian vitamin A dan pemberian makanan tambahan (PMT) untuk bayi dan anak-anak yang difasilitasi kader posyandu. Sesi kedua adalah sosialisasi tentang makanan bergizi yang difasilitasi Bidan Yati. Sesi terakhir adalah pemeriksaan kesehatan untuk bayi, balita, anak, ibu balita, ibu hamil, dan lansia yang difasilitasi oleh Bidan Yulia.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan adanya dukungan dari kunjungan puskesmas dan bidan desa, diharapkan fungsi Balai Gizi sebagai fasilitas kesehatan menjadi lebih dipahami dan dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai Balai Gizi, maka diharapkan masyarakat bisa meningkatkan pemahaman dan status gizi keluarga.</p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giziuntukmasadepan.org/bandung-barat/visiting-balai-gizi-cipada-bandung-barat/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rapat Koordinasi Dinas Kesehatan dengan Kementerian Agama Kab. Bandung Barat</title>
		<link>http://giziuntukmasadepan.org/bandung-barat/rapat-koordinasi-dinas-kesehatan-dengan-kementerian-agama-kab-bandung-barat</link>
		<comments>http://giziuntukmasadepan.org/bandung-barat/rapat-koordinasi-dinas-kesehatan-dengan-kementerian-agama-kab-bandung-barat#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2015 01:29:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[adminfppg]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Bandung Barat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giziuntukmasadepan.org/?p=155</guid>
		<description><![CDATA[Rapat Koordinasi yang digagas oleh Dinas Kesehatan kerja sama dengan Kementerian Agama Kab. Bandung Barat tentang  penyelenggaraan ibadah Haji telah dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Kab. Bandung Barat (17/2). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kemenag Kab. Bandung Barat,  Drs. H. Asep Ismail, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Bandung Barat, Dr. Hj. Pupu Sari Rohayati, MH.Kes,  [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-156 aligncenter" alt="IMG_0267" src="http://giziuntukmasadepan.org/wp-content/uploads/2015/10/IMG_0267.jpg" width="600" height="600" /></p>
<p>Rapat Koordinasi yang digagas oleh Dinas Kesehatan kerja sama dengan Kementerian Agama Kab. Bandung Barat tentang  penyelenggaraan ibadah Haji telah dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Kab. Bandung Barat (17/2). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kemenag Kab. Bandung Barat,  Drs. H. Asep Ismail, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Bandung Barat, Dr. Hj. Pupu Sari Rohayati, MH.Kes,  Kepala Seksi Haji dan Umroh, H. Nunung Wardiana, S.H, M.M.Pd serta KBIH Se- Kab. Bandung Barat. Rapat tersebut dimaksudkan sebagai bentuk koordinasi dalam rangka meningkatkan  pelayanan kepada Jemaah.</p>
<p>Dalam rapat tersebut Dinkes menyatakan siap melayani kesehatan calon jemaah haji selama 5 bulan mulai dari Februari kedepan dengan sepenuh hati. Pemeriksaan kesehatan calon Jemaah bisa dilakukan di 15 Puskesmas Kecamatan masing-masing, tidak lagi seperti  tahun lalu yang hanya dipusatkan di 5 wilayah. Selanjutnya, ditegaskan bahwa Dinkes akan selalu berkoordinasi dengan kemenag kapanpun untuk melayani calon jemaah haji.</p>
<p>Menurut Kepala Kemenag Kab. Bandung Barat, Drs. H. Asep Ismail, M.Si, kedepan diharapkan tidak boleh terulang kembali permasalahan seperti tahun kemarin, calon jemaah sudah lolos kesehatan di Bandung Barat, tetapi setelah tiba di  embarkasi tidak lolos kesehatannya karena dinyatakan hamil 2 minggu, sehingga mengakibatkan ibu tersebut dan suami batal berangkat. Selanjutnya terkait kuota, para pengurus KBIH dimohon agar menunggu kepastian surat edaran dari Pihak Provinsi yakni setelah adanya kesepakatan antar Gubernur dan Ka.Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat. Selain itu,  dimohon juga agar KBIH tidak menjanjikan apapun terkait percepatan pemberangkatan kepada jemaah/masyarakat diluar apa yang sudah ditetapkan pemerintah. Pelayanan haji tidak seperti dahulu yang daftarnya tahun itu dan berangkatnya tahun itu juga. Sekarang sistemnya online. Artinya, setiap pendaftaran tercatat secara system  dan secara otomatis prediksi antrian pemberangkatan jamaah bersangkutan sudah bisa diketahui berdasarkan nomor porsinya.Alhamdulillah atas kepercayaan yang diberikan Kemenag RI, Kemenag Kab. Bandung Barat adalah Kankemenag di Jawa Barat yang pertama kali menggunakan SISKOHAT berbasis Biometrik. Saat launchingnya  di bulan Juni 2011 dihadiri oleh Dirjen PHU, Bupati Bandung, dan para Kepala Kankemenag se Jawa Barat.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Kepala Kankemenag Kab Bandung Barat juga mengingatkan bahwa dalam rangka reformasi birokrasi hendaknya semua Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Kementerian Agama harus melayani masyarakat/calon jemaah haji secara optimal  berdasarkan  5 budaya kerja Kementerian Agama : integritas, professional, inovasi, tanggung jawab dan keteladanan. <strong>Arif</strong></p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giziuntukmasadepan.org/bandung-barat/rapat-koordinasi-dinas-kesehatan-dengan-kementerian-agama-kab-bandung-barat/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
