<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>FPPG (Forum Petani Peduli Gizi)</title>
	<atom:link href="http://giziuntukmasadepan.org/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://giziuntukmasadepan.org</link>
	<description>FPPG (Forum Petani Peduli Gizi)</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jul 2018 04:13:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.8.41</generator>
	<item>
		<title>Presiden World Bank Ajak Dunia Tiru Indonesia Atasi Gizi Buruk</title>
		<link>http://giziuntukmasadepan.org/berita/presiden-world-bank-ajak-dunia-tiru-indonesia-atasi-gizi-buruk</link>
		<comments>http://giziuntukmasadepan.org/berita/presiden-world-bank-ajak-dunia-tiru-indonesia-atasi-gizi-buruk#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jul 2018 04:11:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[adminfppg]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giziuntukmasadepan.org/?p=1082</guid>
		<description><![CDATA[Presiden Bank Dunia, Jim Yong Kim mengajak dunia belajar dari Indonesia dalam menangani stunting. Menurut Kim, sapaan Jim Yong Kim, Indonesia punya pendekatan multi sektor untuk mengatasi masalah kurang gizi ini. "Saya ingin mengajak dunia untuk belajar dari Indonesia terkait hal ini (stunting). Karena Indonesia akan menunjukkan kepada dunia dengan kepemimpinan dan keinginan politik yang [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Presiden Bank Dunia, Jim Yong Kim mengajak dunia belajar dari Indonesia dalam menangani stunting. Menurut Kim, sapaan Jim Yong Kim, Indonesia punya pendekatan multi sektor untuk mengatasi masalah kurang gizi ini.</p>
<p>"Saya ingin mengajak dunia untuk belajar dari Indonesia terkait hal ini (stunting). Karena Indonesia akan menunjukkan kepada dunia dengan kepemimpinan dan keinginan politik yang kuat dengan pemanfaatan teknologi," kata Kim usai blusukan di SDN 01 Desa Tangkil, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/7/2018).</p>
<p>Kim menyebut, Jokowi memiliki komitmen kuat untuk menangani stunting. Terbukti saat melakukan pertemuan dengannya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jokowi menyampaikan akan melibatkan sejumlah elemen bangsa untuk menekan stunting.</p>
<p>Elemen yang dimaksud yakni teknologi, sektor swasta, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, hingga masyarakat sipil.</p>
<p>"Presiden Jokowi mengajak kita untuk beranjak dari seluruh metode-metode lama dan menggunakan pendekatan baru," ujar dia.</p>
<p>Pria kelahiran Seoul, Korea Selatan, 8 Desember 1959 ini menuturkan stunting kini terjadi di negara-negara berkembang di dunia. Kim menilai persoalan ini sangat serius sehinggga dibutuhkan penanganan yang komprehensif.</p>
<p>"Bila anak anak ini tidak diobati sedini mungkin maka mereka di kemudian hari tidak akan dapat mengoptimalkan potensi yang mereka miliki dan berkontribusi bagi pembangunan negara ini," ucap Kim.</p>
<p><strong>Kendala</strong></p>
<div data-component-name="desktop:read-page:article-content-body:section:text">
<p>Ia mengatakan, berdasarkan penelusuran Bank Dunia selama ini, kendalanya mengatasi stunting adalah rendahnya komitmen dan dukungan politik dari pemimpin negara.</p>
<p>Padahal, mengatasi masalah stunting sedini mungkin adalah kunci dalam menjaga pertumbuhan ekonomi suatu negara di masa depan.</p>
<p>"Dan Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Jokowi menjadi salah satu negara berkembang terbesar yang menunjukan komitmen (untuk menangani stunting) tersebut," kata dia mengakhiri.</p>
<p><em>sumber : <a title="link" href="https://www.liputan6.com/news/read/3578449/presiden-world-bank-ajak-dunia-tiru-indonesia-atasi-gizi-buruk">https://www.liputan6.com/news/read/3578449/presiden-world-bank-ajak-dunia-tiru-indonesia-atasi-gizi-buruk</a></em></p>
<p>&nbsp;</p>
</div>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giziuntukmasadepan.org/berita/presiden-world-bank-ajak-dunia-tiru-indonesia-atasi-gizi-buruk/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Audiensi Paguyuban Tani Lestari dengan Komisi VI DPR RI</title>
		<link>http://giziuntukmasadepan.org/berita/audiensi-paguyuban-tani-lestari-dengan-komisi-vi-dpr-ri</link>
		<comments>http://giziuntukmasadepan.org/berita/audiensi-paguyuban-tani-lestari-dengan-komisi-vi-dpr-ri#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Oct 2017 10:13:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Theo Hadi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giziuntukmasadepan.org/?p=1074</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu upaya yang dilakukan Paguyuban Tani Lestari untuk mendorong keberlanjutan usaha industri teh petani yaitu dengan mengembangkan jaringan usaha. Dikarenakan jaringan usaha memiliki peran guna memperbaiki sistem perdagangan teh, mulai dari pembelian pucuk di tingkat petani, pengolahan teh di tingkat pabrik sampai dengan pengemasan dan akses/pengembangan pasar sangat ditentukan oleh hubungan jaringan stakeholder. Dengan [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Salah satu upaya yang dilakukan Paguyuban Tani Lestari untuk mendorong keberlanjutan usaha industri teh petani yaitu dengan mengembangkan jaringan usaha. Dikarenakan jaringan usaha memiliki peran guna memperbaiki sistem perdagangan teh, mulai dari pembelian pucuk di tingkat petani, pengolahan teh di tingkat pabrik sampai dengan pengemasan dan akses/pengembangan pasar sangat ditentukan oleh hubungan jaringan <i>stakeholder</i>. Dengan kondisi latar belakang demikian, Paguyuban Tani Lestari bersama dengan Business Watch Indonesia melakukan diskusi dan audiensi bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Bp. Aria Bima.</p>
<p style="text-align: justify;">Audiensi yang dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2016 di Jakarta dihadiri oleh perwakilan petani teh dari 14 Kabupaten dari Jawa Barat dan Jawa Tengah. Maksud dan tujuan pertemuan tersebut antara lain : menyampaikan situasi kondisi terkini petani teh Indonesia dan Paguyuban Tani Lestari ingin membangun hubungan serta koordinasi di tingkat Legislatif. Audiensi bersama Bp. Aria Bima bukan tanpa maksud, sebagai wakil ketua Komisi VI DPR RI yang membidangi Perdagangan beserta regulasinya sangat dibutuhkan oleh Paguyuban Tani Lestari guna memperkuat posisi petani dalam sistem perdagangan teh nasional, disamping itu petani juga mengharapkan Komisi VI DPR RI dapat membantu kendala perdagangan dan penjualan teh di tingkat petani maupun perusahaan, agar tercipta suatu iklim produksi dan perdagangan teh yang baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari hasil pertemuan tersebut, disampaikan bahwa Komisi VI DPR RI akan mengusahakan perbaikan bagi sistem perdagangan teh di tingkat petani, membantu mengangkat  posisi tawar petani sebagai produsen teh dan berorientasi meningkatkan pendapatan petani teh melalui bantuan sarana produksi bagi kelompok tani teh. Pada saat yang bersamaan pula, Paguyuban Tani Lestari menunjuk Bp. Aria Bima sebagai Pembina Paguyuban Tani Lestari yang akan memberikan support,  semangat serta mem <i>back up</i> kegiatan Paguyuban Tani Lestari menuju peningkatan kesejahteraan petani teh. (nch)</p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giziuntukmasadepan.org/berita/audiensi-paguyuban-tani-lestari-dengan-komisi-vi-dpr-ri/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Audiensi Paguyuban Tani Lestari Ke Kementerian Perindustrian RI :  Revitalisasi Industri Teh Rakyat</title>
		<link>http://giziuntukmasadepan.org/berita/audiensi-paguyuban-tani-lestari-ke-kementerian-perindustrian-ri-revitalisasi-industri-teh-rakyat</link>
		<comments>http://giziuntukmasadepan.org/berita/audiensi-paguyuban-tani-lestari-ke-kementerian-perindustrian-ri-revitalisasi-industri-teh-rakyat#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Oct 2017 09:56:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Theo Hadi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giziuntukmasadepan.org/?p=1067</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai rangkaian dalam program Sertifikasi Lestari bagi perkebunan teh rakyat untuk memperbaiki sistem pertanian dengan mengedepankan aspek kelestarian lingkungan, sosial dan ekonomi. Business Watch Indonesia bersama dengan Paguyuban Tani Lestari melakukan audiensi dengan Kementerian Perindustrian RI. Paguyuban Tani Lestari yang beranggotakan sekitar 30.000 petani teh dari 14 kabupaten di Jawa Barat dan Jawa Tengah, bertemu [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sebagai rangkaian dalam program <b>Sertifikasi Lestari</b> bagi perkebunan teh rakyat untuk memperbaiki sistem pertanian dengan mengedepankan aspek kelestarian lingkungan, sosial dan ekonomi. Business Watch Indonesia bersama dengan Paguyuban Tani Lestari melakukan audiensi dengan Kementerian Perindustrian RI. Paguyuban Tani Lestari yang beranggotakan sekitar 30.000 petani teh dari 14 kabupaten di Jawa Barat dan Jawa Tengah, bertemu dengan Bp. Panggah selaku Dirjen Agro, Kementerian Perindustrian RI. Audiensi dilakukan di kantor Kementerian Perindustrian RI di Jakarta pada 15 Desember 2016.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam audiensi tersebut Ketua Paguyuban Tani Lestari, Ibu Yanti Marliyanti menyampaikan situasi kondisi petani teh dalam kumparan industri teh nasional, bahwa dalam rantai supplai industri teh, petani sebagai produsen yang berperan dalam penyediaan bahan baku teh justru belum dapat menikmati pendapatan ekonomi yang bagus, dikarenakan harga pucuk yang belum stabil serta permainan tengkulak dan <i>trader</i> pucuk yang tidak <i>fair</i> memberikan dampak kurang bagus bagi petani teh. Di sisi lain petani tidak memiliki akses finansial yang baik sehingga sulit untuk melakukan terobosan guna memperbaiki kondisi ekonomi.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa hal yang disampaikan oleh perwakilan Paguyuban Tani Lestari, disambut baik oleh Dirjen Agro, Kementerian Perindustrian. Bahwa pada periode 2017/2018 Kemenperin akan mensupport petani melalui kelompok tani atau koperasi untuk memfasilitasi pendirian unit pengolahan teh hijau. Dalam hal ini Kemenperin akan memberikan bantuan mesin pengolah teh kepada petani, dengan tujuan petani dapat mengolah pucuk dan memproduksi serta menjual teh dalam bentuk kering. Jika sebelumnya petani hanya menjual pucuk basah, ke depan diharapkan petani juga dapat menjual teh kering yang akan menambah nilai (<i>value</i>) atau pendapatan bagi petani teh. Terobosan yang dilakukan Kemenperin merupakan satu langkah untuk upaya revitalisasi industri teh nasional, dengan metode mendorong petani tidak hanya sebagai produsen bahan baku namun juga sebagai pengolah atau memproduksi teh basah menjadi teh kering. (nch)</p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giziuntukmasadepan.org/berita/audiensi-paguyuban-tani-lestari-ke-kementerian-perindustrian-ri-revitalisasi-industri-teh-rakyat/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sosialisasi dan Pembekalan Tim ICS Desa Pagergunung Menuju Sertifikasi Lestari</title>
		<link>http://giziuntukmasadepan.org/banjarnegara/sosialisasi-dan-pembekalan-tim-ics-desa-pagergunung-menuju-sertifikasi-lestari</link>
		<comments>http://giziuntukmasadepan.org/banjarnegara/sosialisasi-dan-pembekalan-tim-ics-desa-pagergunung-menuju-sertifikasi-lestari#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Sep 2017 12:01:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Theo Hadi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Banjarnegara]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giziuntukmasadepan.org/?p=1045</guid>
		<description><![CDATA[Persiapan untuk menuju Sertifikasi Lestari tengah dilakukan di Desa Pagergunung, Kec. Wanayasa, Banjarnegara. Salah satu aktivitas yang telah dilaksanakan untuk persiapan tersebut adalah “Sosialisasi dan Pembekalan Tim ICS Desa Pagergunung Menuju Sertifikasi Lestari” pada tanggal 27 Agustus 2017,  dengan mengundang Bp. Kulbir Mehta, Direktur Solidaridad, sebagai narasumber. Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Pagergunung ini [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Persiapan untuk menuju Sertifikasi Lestari tengah dilakukan di Desa Pagergunung, Kec. Wanayasa, Banjarnegara. Salah satu aktivitas yang telah dilaksanakan untuk persiapan tersebut adalah “Sosialisasi dan Pembekalan Tim ICS Desa Pagergunung Menuju Sertifikasi Lestari” pada tanggal 27 Agustus 2017,  dengan mengundang Bp. Kulbir Mehta, Direktur Solidaridad, sebagai narasumber. Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Pagergunung ini dimaksudkan untuk mematangkan persiapan tim ICS untuk Sertifikasi Lestari.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai ahli teh dari India, dalam acara tersebut Bp. Kulbir berbagi pengalaman dan informasi terkait budidaya teh yang dilakukan di India. Selain berbagi pengalaman, Bp. Kulbir juga mendengarkan kendala petani terkait dengan permasalahan budidaya teh di wilayah Banjarnegara. Terdapat beberapa penyakit tanaman yang cukup meresahkan petani, dan di Desa Pagergunung yang paling meresahkan adalah cacar daun. Bapak Kulbir berpesan, kendala tersebut akan menjadi perhatian khusus pada Sertifikasi Lestari dan akan segera dicarikan solusi yang tepat. Bp. Kulbir juga akan memberikan petunjuk manual budidaya teh yang dapat dipelajari oleh tim ICS. Petunjuk manual tersebut berisi informasi budidaya teh yang baik dan benar sehingga petani dapat mempersiapkan kebun untuk Sertifikasi Lestari. (theohadi)</p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giziuntukmasadepan.org/banjarnegara/sosialisasi-dan-pembekalan-tim-ics-desa-pagergunung-menuju-sertifikasi-lestari/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rumah Produksi Teh nDeso, Desa Pagergunung, Wanayasa, Banjarnegara</title>
		<link>http://giziuntukmasadepan.org/banjarnegara/rumah-produksi-teh-ndeso-desa-pagergunung-wanayasa-banjarnegara</link>
		<comments>http://giziuntukmasadepan.org/banjarnegara/rumah-produksi-teh-ndeso-desa-pagergunung-wanayasa-banjarnegara#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Sep 2017 11:39:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Theo Hadi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Banjarnegara]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giziuntukmasadepan.org/?p=1034</guid>
		<description><![CDATA[Dalam upaya mengangkat peran perempuan di sektor teh, BWI tengah melaksanakan program pendampingan melalui unit produksi “Teh nDeso” di kelompok tani Hamparan Rizqi, Kec. Wanayasa, Kab. Banjarnegara. Tujuan dari pendampingan ini tidak hanya untuk peningkatan pendapatan perempuan namun juga memberikan kesempatan pada perempuan untuk terlibat langsung dalam pengelolaan unit produksi “Teh nDeso”. Proses produksi yang [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dalam upaya mengangkat peran perempuan di sektor teh, BWI tengah melaksanakan program pendampingan melalui unit produksi “Teh nDeso” di kelompok tani Hamparan Rizqi, Kec. Wanayasa, Kab. Banjarnegara. Tujuan dari pendampingan ini tidak hanya untuk peningkatan pendapatan perempuan namun juga memberikan kesempatan pada perempuan untuk terlibat langsung dalam pengelolaan unit produksi “Teh nDeso”.</p>
<p style="text-align: justify;">Proses produksi yang dilakukan di rumah produksi “Teh nDeso” dilakukan secara manual dan tradisional oleh perempuan anggota kelompok tani “Hamparan Rizqi”. Pengolahan teh menggunakan kuali (sangan) yang dipanaskan menggunakan kayu bakar. Dalam proses ini tim pengolah benar-benar memanfaatkan kecekatan tangan untuk memastikan kematangan teh. Selain proses pengolahan teh, rumah produksi “Teh nDeso” juga melaksanakan aktivitas pengemasan. Pengemasan juga dilakukan oleh perempuan dari kelompok tani “Hamparan Rizqi”.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada Agustus 2017, rumah produksi “Teh nDeso” dikunjungi oleh Bp. Kulbir Mehta (Direktur Solidaridad Indonesia) dan tim BWI. Pada kunjungan tersebut Bp. Kulbir Mehta sebagai ahli teh dari India, bependapat bahwa “Teh nDeso” memiliki cita rasa yang khas dan unik sehingga menurut beliau “Teh nDeso” dapat dijual sebagai produk premium dengan harga tinggi. Dengan potensi yang dimiliki, tentu diharapkan “Teh nDeso” dapat semakin berkembang menghasilkan teh dengan kualitas baik dengan cita rasa yang khas nan unik, dan yang terpenting adalah mengangkat segi ekonomi perempuan di sector teh. (theohadi)</p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giziuntukmasadepan.org/banjarnegara/rumah-produksi-teh-ndeso-desa-pagergunung-wanayasa-banjarnegara/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kunjungan Solidaridad dan BWI ke Kebun Teh Desa Pagergunung, Wanayasa, Banjarnegara</title>
		<link>http://giziuntukmasadepan.org/banjarnegara/kunjungan-solidaridad-dan-bwi-ke-kebun-teh-desa-pagergunung-wanayasa-banjarnegara</link>
		<comments>http://giziuntukmasadepan.org/banjarnegara/kunjungan-solidaridad-dan-bwi-ke-kebun-teh-desa-pagergunung-wanayasa-banjarnegara#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Sep 2017 11:18:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Theo Hadi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Banjarnegara]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giziuntukmasadepan.org/?p=1020</guid>
		<description><![CDATA[Dalam upaya menuju Serifikasi Lestari, Bp. Kulbir Mehta, Direktur Solidaridad, bersama tim BWI mengunjungi kebun teh di Desa Pagergunung, Wanayasa, Banjarnegara, Jawa Tengah. Kunjungan yang dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2017 tersebut dilaksanakan untuk meninjau kondisi kebun di wilayah Banjarnegara. Bp. Kulbir Mehta memberikan masukan yang sangat membangun bagi sistem budidaya tanaman teh rakyat di [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dalam upaya menuju Serifikasi Lestari, Bp. Kulbir Mehta, Direktur Solidaridad, bersama tim BWI mengunjungi kebun teh di Desa Pagergunung, Wanayasa, Banjarnegara, Jawa Tengah. Kunjungan yang dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2017 tersebut dilaksanakan untuk meninjau kondisi kebun di wilayah Banjarnegara.</p>
<p style="text-align: justify;">Bp. Kulbir Mehta memberikan masukan yang sangat membangun bagi sistem budidaya tanaman teh rakyat di Banjarnegara. Masukan yang disampaikan diantaranya penggunaan pupuk 2 kali dalam setahun dapat ditekan dengan perbandingan 2:1:1 (Urea, TSP, KCL) untuk menekan biaya pengeluaran. Masukan kedua adalah optimalisasi tanaman dengan menjaga teknik petik untuk membentuk bidang petik yang rata.</p>
<p style="text-align: justify;">Masukan yang disampaikan Bp. Kulbir dapat membantu petani untuk melakukan perawatan kebun secara efektif dan efisien. Di satu sisi petani dapat melakukan budidaya dengan biaya yang lebih ringan dan ramah lingkungan, dan di sisi lain hasil panen tetap optimal. (theohadi)</p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giziuntukmasadepan.org/banjarnegara/kunjungan-solidaridad-dan-bwi-ke-kebun-teh-desa-pagergunung-wanayasa-banjarnegara/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekolah Lapang: Praktik Pertanian yang Baik Untuk tim Internal Control System  di Paninggaran, Pekalongan</title>
		<link>http://giziuntukmasadepan.org/pekalongan/sekolah-lapang-praktik-pertanian-yang-baik-untuk-tim-internal-control-system-di-paninggaran-pekalongan</link>
		<comments>http://giziuntukmasadepan.org/pekalongan/sekolah-lapang-praktik-pertanian-yang-baik-untuk-tim-internal-control-system-di-paninggaran-pekalongan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Sep 2017 10:48:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Theo Hadi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giziuntukmasadepan.org/?p=1013</guid>
		<description><![CDATA[Evaluasi cara budidaya teh menjadi tahap yang paling mendasar dalam upaya menuju Sertifikasi Lestari. Dengan evaluasi tersebut, petani teh dapat memahami kekurangan dari proses budidaya hingga panen teh yang selama ini dilakukan. Demi menunjang aktivitas tersebut BWI mengangkat sekolah lapang  untuk tim ICS Pekalongan di kebun teh Desa Paninggaran, Kec. Paninggaran, Pekalongan, Jawa Tengah. Kulbir [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Evaluasi cara budidaya teh menjadi tahap yang paling mendasar dalam upaya menuju Sertifikasi Lestari. Dengan evaluasi tersebut, petani teh dapat memahami kekurangan dari proses budidaya hingga panen teh yang selama ini dilakukan. Demi menunjang aktivitas tersebut BWI mengangkat sekolah lapang  untuk tim ICS Pekalongan di kebun teh Desa Paninggaran, Kec. Paninggaran, Pekalongan, Jawa Tengah. Kulbir Mehta, Direktur Solidaridad Indonesia sekaligus ahli teh dari India, menjadi narasumber dalam kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus 2017 ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kegiatan sekolah lapang tersebut, Kulbir Mehta membahas beberapa hal terkait dengan budidaya tanaman teh untuk kelestarian tanaman teh dan mencapai hasil panen yang optimal. Beberapa hal yang dibahas dalam sekolah lapang ini adalah teknik pangkas yang baik dengan memperhatikan aspek kesehatan batang, teknik penanggulangan virus akar tanaman, dan teknik petik yang tepat untuk menjaga sistem periodik petik yang teratur dan menjaga kuantitas daun dalam tanaman teh. Teknik perawatan dan panen tanaman teh yang disampaikan Kulbir Mehta merupakan pengalaman dirinya sebagai ahli teh di India.</p>
<p style="text-align: justify;">Tim ICS di Paninggaran memperoleh kesempatan baik untuk menambah pengetahuan budidaya teh dan mengetahui cara budidaya teh petani India tanpa harus langsung studi banding ke India. Dengan sekolah lapang ini, tim ICS di Paninggaran, Pekalongan, dapat langsung menerapkan pengetahuan tersebut di kebun masing-masing, sehingga dalam beberapa waktu ke depan tim ICS dapat merasakan perbedaan dari sistem budidaya yang selama ini dilaksanakan. Untuk kelanjutan dari kegiatan sekolah Lapang ini, Kulbir menyarankan kepada petani untuk membuat demplot pangkas pada tanaman teh dengan berbagai ukuran 60 cm, 66 cm dan 72 cm, fungsi dari demplot ini adalah untuk melihat perbandingan kualitas tanaman yang sudah dipangkas dengan baik dan tanaman yang tidak dipangkas. (theohadi)</p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giziuntukmasadepan.org/pekalongan/sekolah-lapang-praktik-pertanian-yang-baik-untuk-tim-internal-control-system-di-paninggaran-pekalongan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ramah Tamah dan Diskusi bersama Koperasi Paninggaran Berdikari Makmur,  Kec. Paninggaran, Kab. Pekalongan</title>
		<link>http://giziuntukmasadepan.org/pekalongan/ramah-tamah-dan-diskusi-bersama-koperasi-paninggaran-berdikari-makmur-kec-paninggaran-kab-pekalongan</link>
		<comments>http://giziuntukmasadepan.org/pekalongan/ramah-tamah-dan-diskusi-bersama-koperasi-paninggaran-berdikari-makmur-kec-paninggaran-kab-pekalongan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Sep 2017 09:23:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Theo Hadi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giziuntukmasadepan.org/?p=999</guid>
		<description><![CDATA[Acara diskusi dan ramah tamah antara Direktur Solidaridad Indonesia, Bp. Kulbir Mehta  dengan petani teh anggota Koperasi Paninggaran Berdikari Makmur dilaksanakan sebagai tujuan untuk memberikan/ share informasi kondisi terkini perkebunan teh rakyat di Kab. Pekalongan. Bertukar pikiran dan menyampaikan solusi atas kendala perkebunan teh rakyat. Petani sangat perlu untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pemetikan teh, pemangkasan, [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Acara diskusi dan ramah tamah antara Direktur Solidaridad Indonesia, Bp. Kulbir Mehta  dengan petani teh anggota Koperasi Paninggaran Berdikari Makmur dilaksanakan sebagai tujuan untuk memberikan/ share informasi kondisi terkini perkebunan teh rakyat di Kab. Pekalongan. Bertukar pikiran dan menyampaikan solusi atas kendala perkebunan teh rakyat. Petani sangat perlu untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pemetikan teh, pemangkasan, penanganan pasca panen, sistem budidaya yang baik, dan pengendalian hama tanaman teh sebagai bagian dari skema Sertifikasi Lestari.</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus 2017 diikuti oleh pengurus dan anggota Koperasi Paninggaran Berdikari makmur dan Tim BWI. Salah satu pesan yang disampaikan Bp. Kulbir Mehta kepada petani adalah melakukan pemangkasan rutin 4 tahun sekali guna meremajakan tanaman dan meningkatkan intensitas volume daun. Dan yang terpenting dalam Sertifikasi Lestari, apabila petani dapat menerapkan standar Good Agricultural Practices (GAP) akan memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi petani maupun bagi tanaman teh.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan adanya kunjungan ini petani teh di wilayah Paninggaran, Pekalongan dapat mulai menerapkan perubahan sistem budidaya teh untuk kelestarian tanaman teh dan tentunya peningkatan kualitas dan kuantitas produksi teh. (theohadi)</p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giziuntukmasadepan.org/pekalongan/ramah-tamah-dan-diskusi-bersama-koperasi-paninggaran-berdikari-makmur-kec-paninggaran-kab-pekalongan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Animasi Lestari</title>
		<link>http://giziuntukmasadepan.org/video/animasi-lestari</link>
		<comments>http://giziuntukmasadepan.org/video/animasi-lestari#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Sep 2016 05:18:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[adminfppg]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giziuntukmasadepan.org/?p=1054</guid>
		<description><![CDATA[Kondisi perkebunan teh rakyat di Indonesia masih jauh dari ideal karena sebagian besar tidak dikelola dengan baik. Realitas ini berdampak langsung pada kesejahteraan petani teh di Indonesia. Petani hanya mampu menjual daun teh basah dengan harga murah. Serifikasi Lestari muncul sebagai solusi untuk memperbaiki pengelolaan kebun teh hingga produksi teh serta mengangkat derajat petani teh. [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kondisi perkebunan teh rakyat di Indonesia masih jauh dari ideal karena sebagian besar tidak dikelola dengan baik. Realitas ini berdampak langsung pada kesejahteraan petani teh di Indonesia. Petani hanya mampu menjual daun teh basah dengan harga murah. Serifikasi Lestari muncul sebagai solusi untuk memperbaiki pengelolaan kebun teh hingga produksi teh serta mengangkat derajat petani teh. Dengan pengelolaan kebun yang baik maka kualitas teh akan meningkat sehingga petani teh dapat meningkatkan kesejahteraanya sembari menjaga kelestarian kebun teh.</p>
<p style="text-align: justify;">
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giziuntukmasadepan.org/video/animasi-lestari/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PAGUYUBAN TANI LESTARI</title>
		<link>http://giziuntukmasadepan.org/berita/paguyuban-tani-lestari</link>
		<comments>http://giziuntukmasadepan.org/berita/paguyuban-tani-lestari#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Sep 2016 08:46:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[Theo Hadi]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://giziuntukmasadepan.org/?p=984</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 24 Agustus 2016 di Hotel Kanira, Bandung, Jawa Barat, diadakan pertemuan petani teh. Pertemuan ini diinisiasi oleh Business Watch Indonesia dan Forum Petani Peduli Gizi. Dalam pertemuan tersebut petani teh sepakat untuk membentuk Paguyuban Tani Lestari. Paguyuban Tani Lestari beranggotakan petani teh di provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah. Tujuan dari Paguyuban Tani Lestari adalah untuk [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pada tanggal 24 Agustus 2016 di Hotel Kanira, Bandung, Jawa Barat, diadakan pertemuan petani teh. Pertemuan ini diinisiasi oleh Business Watch Indonesia dan Forum Petani Peduli Gizi. Dalam pertemuan tersebut petani teh sepakat untuk membentuk Paguyuban Tani Lestari. Paguyuban Tani Lestari beranggotakan petani teh di provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah. Tujuan dari Paguyuban Tani Lestari adalah untuk meningkatkan posisi tawar dan mempermudah kerja sama antar petani teh. (Thd)</p>
 ]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://giziuntukmasadepan.org/berita/paguyuban-tani-lestari/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
