Miris, Jumlah Anak Pendek Indonesia Masuk 4 Besar Dunia

Jakarta - Ada 9 juta anak Indonesia menderita stunting. Tingginya kasus stunting menempatkan Indonesia di posisi ke empat sebagai negara dengan kasus stunting tertinggi di dunia. Miris. Di sisi lain sebagian anak Indonesia mengalami kelebihan gizi yang berdampak pada obesitas, sementara sisi lainnya justru mengalami gizi buruk sehingga terjadilah kasus stunting.

“Indonesia adalah satu dari empat negara dengan kasus stunting tertinggi,” kata H.P.Bonaria Siahaan, Executive Director Millenium Challenging Account-Indonesia saat berkunjung ke kantor Investor Daily di Gedung Beritasatu Plaza, Jakarta, baru-baru ini.

Stunting kata Bonaria, tidak terjadi dengan sendirinya. Ada rangkaian masalah , kesehatan yang menyertainya. “Ini karena kurangnya pengetahuan masyarakat, terutama para ibu terhadap gizi dan sanitasi,” ungkap Bonaria.

Dari dua hal tersebut, sanitasi menjadi permasalahan yang cukup serius dan harus menjadi prioritas untuk mencegah meningkatnya jumlah anak penderita stunting. “Akibat sanitasi buruk karena masih banyak masyarakat BAB sembarangan, anak menjadi diare sehingga kurang gizi. Akibatnya pertumbuhannya terhambat sehingga anak menjadi pendek,” jelas Bonaria.

Tak semata bertubuh pendek, anak stunting memiliki kemampuan kognitif rendah. Di masa dewasa, anak stunting juga memiliki risiko menderita penyakit degeneratif (diabetes, obesitas, jantung, stroke) lebih tinggi dibanding anak tak stunting.

sumber : http://www.beritasatu.com/kesehatan/329147-miris-jumlah-anak-pendek-indonesia-masuk-4-besar-dunia.html

author

Leave a reply "Miris, Jumlah Anak Pendek Indonesia Masuk 4 Besar Dunia"